Ketika semankin jauh kaki ini melangkah
terasa semakin berat,
secercah harapan yang menjadi tanda,
kian lama menjadi pudar.
kepudaran tanda itu disertai dengan munculnya bayangan yang seakan menjadi nyata untuk digapai. akan tetapi tak mungkin untuk digapai karena yang seakan kenyataan hanyalah bayangan. Kalaupun bayangan itu tampak jelas oleh mata, hal itu karena bayangan dan jalan ini sama-sama bersinggungan, namun tetap tidak akan pernah sejajar.
Keheranan muncul karena bayangan itu semakin hari semakin tampak jelas dan jalan yang seharusnya lebih jelas kini malah menjadi pudar oleh karena diterpa gelombang.
Tidak ada yang dapat disalahkan, apapun atau siapapun bahkan apapun juga.
Kini biarlah kenyataan dan bayangan berjalan berdampingan untuk sampai pada tergenapinya waktu, yang tinggal kini hanyalah sebuah harapan agar waktu dapat mengubah waktu.
1 komentar:
http://bertuspri.blogspot.com/
Posting Komentar