Jumat, 15 Mei 2009

Awal dari kisah

Awal dari Kisah

Saya mencoba untuk menjalani jalan yang tidak jelas kejelasannya. Jalan yang hanya ada secercah harapan. Aku berdiam diri melongokkan padanganku keawan melalui jendela. Ternyata tidak ada sesuatupun yang tampak, oh......ada. yah aku ingat sekarang ada pandangan yang menerawang kemasa lalu.
Saat itu liburan setelah ujian SLTP. Diriku pergi berlibur kekota untuk sejenak pergi dari aktifitas harianku. Aku ingat sekarang, saat ada pertemuan, tapi aku saat itu belum tahu pertemuan apa saat itu? Orang-orang yang hadir semua orang muda, bisa dibilang ada yang se-pantaran dengan ku.
Atas permintaan orang yang kutempati aku akhirya ikut perteman itu. Aku merasa asing karena tak satupun aku mengenal mereka. Ada keragu-raguan dalam diriku untuk mengikuti pertemuan itu. Ya tentu masih ada banyak perasan yang kurasakan saat itu. Bisa dibayangkan sendiri, bahwa hadir dalam pertemuan yang dihadiri oleh banyak orang dan tidak mengenal satupun dari mereka. Aku hanya diam.
Aku terpana ketika memandang seseorang yang duduk dipojok tempat itu, ia begitu memikat diriku sehingga seakan ada daya tarik yang luar biasa untuk mengenalnya sesegera mungkin. Muncul pertanyaan dalam diriku, siapa dia?
Pandangan pertamaku padanya mengubah seluruh dimensi yang ada padaku, dan...pertanyaan itu muncul dan muncul sepanjang pertemuan, sampai akhirnya pertemuan selesai. Pertanyaan itu tetap melingkupi aku.
Siapa dia? Pertanyaan itu selalu muncul didalam pikiranku. Sayang saat itu aku belum terbiasa untuk membuat catatan harian seperti yang sekarang aku lakukan ini.
Siapa dia? Pertanyaan itu muncul kembali. Pertanyaan itu tak kuasa kukatakan sampai akhirnya aku harus melihatnya pergi meninggalkan tempat pertemuan. Sekarang tinggal aku yang ada dengan pertanyaan yang belum sempat kutanyakan padanya.
Perasaan itu awal dari semua kisah yang ada dalamku. Lagi aku bertanya siapa dia, hingga mampu menggerakkan seluruh dimensi yang ada dalamku. Biarlah pertanyaan itu terus hadir dalam waktu yang tak tercipta.